Indonesiadaily.net – Sebuah perusahaan startup asal Norwegia, Desert Control, mengklaim ciptakan produk yang mampu mengubah gurun pasir menjadi lahan subur yang dapat ditanami hanya dalam tujuh jam. Kok bisa ya?
Desert Control mengatakan, produk buatan mereka yang diklaim mampu mengubah gurun pasir tersebut bernama Liquid NanoClay (LNC), produk berbentuk cairan yang disemprotkan.
Dilansir Oddity Central, yang dikutip dari kompas.com, LNC awalnya dirintis oleh ilmuwan Norwegia Kristian Olesen.
Ketika LNC disemprotkan ke pasir, cairannya menetes ke bawah dan meresap ke pasir. Itu mengubah gurun pasir menjadi tanah yang dapat penahan air, tempat tanaman dapat berkecambah dan berkembang.
Beribu tahun lalu, para petani di kawasan gurun menggunakan tanah liat untuk meningkatkan kesuburan tanah. Dan Delta Nil terkenal subur berkat tanah liatnya
Akan tetapi, mendatangkan tanah liat ke tanah yang kurang subuh, apalagi gurun pasir, selalu melelahkan dan memakan waktu.
Desert Control menuturkan, komposisi LNC hanya berupa air dan tanah liat. Rahasia dari produk tersebut tersebut tanah liat diubah menjadi cairan “hampir seencer air”.
Cairan tersebut disemprotkan di atas gurun pasir, menembus lapisan atas hingga beberapa puluh sentimeter ke dalam.
Tanah liat mengikat partikel pasir dan membentuk tanah penahan kelembaban yang, meskipun tidak sesubur tanah gelap, masih dapat mendukung kehidupan tanaman.
Desert Control saat ini menargetkan UEA, negara kaya yang saat ini mengimpor sekitar 90 persen makanannya, karena menanam apa pun di lingkungan gurun ini sangat sulit.
Cairan tersebut disemprotkan di atas gurun pasir, menembus lapisan atas hingga beberapa puluh sentimeter ke dalam.
Tanah liat mengikat partikel pasir dan membentuk tanah penahan kelembaban yang, meskipun tidak sesubur tanah gelap, masih dapat mendukung kehidupan tanaman.
Desert Control saat ini menargetkan UEA, negara kaya yang saat ini mengimpor sekitar 90 persen makanannya, karena menanam apa pun di lingkungan gurun ini sangat sulit.
Meski menjadi solusi untuk menyuburkan gurun pasir, biaya yang diperlukan rupanya tidak sedikit.
Biaya yang dikeluarkan untuk “menyuburkan gurun pasir” dengan LNC berkisar dari 2 dollar AS (Rp 30.000) hingga 5 dollar AS (Rp 75.000) per meter persegi.
Namun, Desert Control berencana untuk mengembangkan unit yang mampu memproduksi LNC dalam jumlah besar, yang akan menurunkan harga secara signifikan.
“Jika mereka mampu menurunkan harga dan membuatnya terjangkau bagi negara-negara berpenghasilan paling rendah, itu bisa berdampak sangat besar pada ketahanan pangan dan kemampuan banyak negara tersebut untuk menggunakan tanaman mereka sendiri,” kata Direktur Jenderal dari Pusat Internasional Pertanian Biosaline Dubai Ismahane Elouafi.
Dengan 12 juta hektare lahan subur yang hilang karena berubah menjadi gurun setiap tahun, LNC dari Desert Control seakan menjadi solusi.
Menurut Desert Control, efek LNC bertahan selama sekitar lima tahun. Setelah itu, gurun pasir perlu disemprot kembali. (*)
Editor : Nur Komalasari






