Indonesiadaily.net, Bogor – Operasi Pasar Murah di Lapangan Sangkuriang, Jalan Ardio, Kelurahan Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor tidak hanya menyediakan barang kebutuhan pokok, tapi juga menyediakan kebutuhan berbagai produk rumah tangga, seperti sabun, detergen, popok bayi dan sebagainya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah mengatakan, kegiatan ini diinisiasi oleh Tim pengendali inflasi daerah (TPID) Kota Bogor ini sudah empat kali diselenggarakan.
“Karena kita tahu kan, beberapa waktu lalu ada kenaikan BBM karena memang harga minyak dunia naik. Kemudian pemerintah semua bergerak, TPID yang juga mencakup dinas-dinas terkait juga membuat program masing-masing,” katanya, Kamis 6 Oktober 2022.
Kenaikan BBM yang membuat inflasi ditingkat nasional dan daerah itu pun kemudian berdampak pada harga kebutuhan pokok, karena biaya transportasi yang juga naik.
Syarifah menjelaskan, karena dibeberapa negara maju saat ini banyak masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan antre untuk mendapatkan makanan gratis.
“Mudah-mudahan di kita tetap terkendali. Karena negara hadir untuk kita semua. Kita masih bersyukur semua turun, pemerintah, TNI-Polri tujuannya agar negara kita secara inflasi tetap terjaga,” katanya.
Di lokasi yang sama, Kabid Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri, Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Dinas KUKM Dagin Kota Bogor, Mohamad Soleh mengatakan, perbedaan harga pasar murah ini sangat murah dibandingkan dengan harga ritel, minimarket atau pun pasar modern lainnya. Perbedaan harga tersebut berkisar dari Rp 1.000 hingga Rp 6.000.
“Jadi ini kegiatan keempat kalinya, sebelumnya dilaksanakan di Kecamatan Bogor Utara, Pondok Rumput, Bogor Selatan dan hari ini di Cibogor. Jadi memang kita berharap tempatnya itu dilingkungan warga sehingga warga tidak perlu jauh ke pasar,” katanya. (*)
Jurnalis : Ibnu
Editor : Pebri Mulya






