Indonesiadaily.net – Kelompok kriminal bersenjata atau teroris KKB melancarkan aksi perampokan kepada anggota TNI dan masyarakat saat menuju Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua, pada Jumat (7/10).
Pada kejadian ini, Komandan Kodim 1703/ Deiyai Letkol Inf I Wayan Dedy Suryanto memastikan tidak adanya senjata api yang berhasil diambil kelompok tersebut.
“Tidak ada senjata api yang dirampas KKB karena saat itu Sertu Bayu Prasetyo tidak membawanya, “papar dia dilansir dari Suara.com.
Kejadian ini berlangsung seanggotatelah delapan warga sipil dan satu anggota TNI yakni Sertu Bayu Prasetyo melintas di Kampung Baguwo, Distrik Topiyai, Kabupaten Paniai.
Truk yang ditumpangi mereka dihadang KKB Paniai pimpinan Mathius Gobay. Kelompok itu sempat menanyakan senjata yang dibawa anggota TNI, namun karena memang tidak membawa, korban menyebut jika tidak membawa senjata.
Karena hal itu, korban mendapat pukulan dan tendangan dari kelompok tersebut.
“KKB sempat menanyakan apakah mereka membawa senjata api atau amunisi dan dijawab tidak hingga kemudian mereka ditendang dan dipukuli, ” jelas Letkol Inf Dedy.
Diakui, setelah menganiaya para penumpang truk, kelompok itu juga mengambil berbagai barang berharga milik mereka sebelum akhirnya meninggalkan tempat kejadian perkara.
Kondisi delapan warga sipil setelah mendapat perawatan atas luka yang dideritanya langsung pulang ke rumah keluarga masing-masing.
“Kesembilan korban termasuk prajurit TNI-AD mengalami luka memar akibat dianiaya, ” kata Letkol Inf Dedy.(*)
Editor: Nur Komalasari






