Fakta Kopi Lanang yang Dipercaya Meningkatkan Gairah Seksual

kopi lanang meningkatkan gairah seksual
Ilustrasi

Indonesiadaily.net – Para penikmat kopi mungkin sudah tidak asing lagi dengan kopi Lanang. Kopi yang disebut mengalami kelainan pada masa pertumbuhan ini disebut bisa meningkatkan gairah seksual.

Kata ‘lanang’ pada kopi lanang diambil dari bahasa Jawa yang artinya ‘laki-laki’, karenanya kopi yang termasuk jenis langka tersebut dikenal juga dengan sebutan kopi jantan.

Bacaan Lainnya

Dalam pasar kopi internasional, kopi lanang disebut juga peaberry coffee.

Kopi Lanang berbeda dengan biji kopi umumnya merupakan dikotil atau terbelah dua, sementara kopi lanang bijinya tunggal atau monokotil. Karenanya kopi lanang ini disebut tumbuh dengan kelainan.

Berikut fakta-fakta kopi lanang:

1. Termasuk Kopi Langka

Jadi dapat disimpulkan bahwa kopi lanang terbentuk secara alami, bukan karena adanya rekayasa genetika. Kopi lanang termasuk jenis kopi yang langka.

Sebab biji kopi yang mengalami kelainan ini tumbuh lebih sedikit dan cukup sulit diperoleh. Dalam sekali panen, jumlah kopi lanang yang ditemukan hanya 5-10% saja.

Atau dalam satu kilogram biji kopi hanya terdapat sekitar 15 gram biji kopi lanang, seperti yang dikutip dariCoffeeland. Maka tak heran jika harga kopi ini pun mahal.

2. Proses Pertumbuhan Kopi Lanang

Dikutip dari Badan Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) Litbang Kementerian Pertanian, ada beberapa faktor penyebab kopi lanang tumbuh.

Pertama, karena tidak optimalnya putik bunga pada tanaman kopi yang disebabkan serangga atau angin. Kedua, kelainan genetika menjadi penyebab terbentuknya kopi lanang.

Selain itu, faktor umur pohon ternyata berpengaruh pada kualitas kopi. Pohon kopi yang lebih dari 10 tahun ke atas biasanya mengalami penurunan kualitas.

Kemampuan dalam penyerbukan secara alami pun menurun. Terakhir, karena terdapat malnutrisi atau ketidak seimbangan distribusi zat makanan ketika pembuahan.

3. Karakteristik Kopi Lanang

Soal karakteristiknya, banyak yang menyebutkan bahwa kopi lanang memiliki kualitas yang sama dengan kopi luwak. Lembut, bertekstur padat dan aromanya mirip kopi luwak.

Untuk kadar kafeinnya diklaim lebih tinggi sekitar 2,1% daripada kopi lainnya. Intinya, asal-usul kopi lanang juga mempengaruhi kualitas kopi ini. Semakin berkualitas, maka akan semakin mahal harganya.

4. Harganya Mahal

Selain karena langka, harga mahal pada kopi lanang juga karena proses sortir yang memakan waktu karena harus dilakukan lebih teliti. Harganya juga tergantung dari jenis kopinya.

Antara Robusta atau Arabica, harganya berbeda-beda. Harga kopi lanang bisa mencapai Rp 1 juta jika bijinya diproses melalui pencernaan luwak liar.

5. Meningkatkan Stamina Pria

Kopi lanang bermanfaat untuk meningkatkan stamina pria, karenanya kopi ini dijuluki kopi lanang atau kopi jantan. Khasiatnya dapat meningkatkan gairah seksual pada pria dewasa.

Tak hanya itu, kopi lanang juga bermanfaat untuk mengurangi risiko diabetes, memperlancar peredaran darah, menghilangkan pusing dan mencegah disfungsi ereksi pada pria. (*)

 

Editor : Pebri Mulya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *