Indonesiadaily.net – Sebanyak lima orang anak di Kota Depok terdata mengidap gagal ginjal akut atau GGA. Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Depok Mohammad Idris.
Idris merujuk data Kementrian Kesehatan yang diterima Pemerintah Kota Depok. Empat orang diantaranya bahkan disebut meninggal karena penyakit tersebut.
“Dari kementerian laporannya memang sudah ada lima. Yang meninggal kalau enggak salah empat, dan masih ada dalam penanganan,” kata Mohammad Idris di Kantor Kejaksaan Negeri Depok.
Kasus gagal ginjal akut terdiri dari anak-anak dan remaja. Berdasarkan hasil pemeriksaan kedokteran hasilnya disebabkan konsumsi obat penurun panas.
“Sudah diklarifikasi penyebabnya itu. Diantaranya mengkonsumsi zat-zat yang ada dalam kandungan obat penurun panas,” paparnya.
Informasi yang didapat dari Kemenkes, kata dia, lima pasien tersebut mengonsumsi obat penurun panas.
“Itu yang sudah resmi dari kementerian, agar pencegahan lebih lanjut dari kasus-kasus yang dilaporkan terkonfirmasi bahwa mereka dari obat-obat ini,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, kasus GGA ini menjadi perhatian setelah peningkatan kasus terjadi beberapa bulan terakhir.
Penyebabnya kemudian dicari tau dan diketahui karena sejumlah obat sirup yang memiliki kandungan berbahaya.
Pemerintah telah melarang obat yang memiliki kan7789dungan berbahaya ini untuk dikonsumsi. Termasuk juga Kota Depok yang melakukan pengawasan terhadap fasilitas kesehatan.
Terdata saat ini sudah ada ratusan anak meninggal dunia karena GGA. Sedangkan ratusan lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit rujukan pemerintah.
Penulis: Irwan Supriyadi
Editor: Nur Komalasari






