Indosat Ooredoo PHK Karyawan, Klaim Berikan Pesangon Miliaran Rupiah

indosat pecat karyawan
Gedung Indosat Ooredoo.

Indonesiadaily.net – Indosat Ooredoo Hutchison. Mereka mengumumkan pemangkasan dengan mem-PHK sebagian karyawan atau yang mereka sebut rightsizing. 

Lebih dari 95% karyawan Indosat yang terkena PHK telah menerima tawaran tersebut, sementara sebagian kecil sisanya masih mempertimbangkan tawaran yang diberikan.

Bacaan Lainnya

“Inisiatif rigthsizing berjalan lancar sesuai rencana dan telah diterima dengan baik oleh sebagian besar karyawan yang terkena dampak. Prosesnya sejalan dengan peraturan perundang-undangan yang ada,” ujar Director & Chief of Human Resources Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Irsyad Sahroni.

Indosat mengaku sudah berkomunikasi secara langsung dan transparan dengan semua karyawannya. Sampai akhirnya, semua telah memahami perlunya meningkatkan kelincahan dan bertumbuh lebih cepat sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan pasar saat ini.

“Inisiatif rightsizing ini didasarkan pada strategi bisnis ke depan dan pertimbangan yang komprehensif, yang diharapkan dapat menjadi langkah strategis yang membawa Indosat Ooredoo Hutchison menjadi perusahaan telekomunikasi digital paling dipilih di Indonesia,” sebut Indosat dalam keterangan.

Pihak Indosat mengklaim PHK karyawannya berlangsung dengan lancar, terutama dalam hal pesangonnya.

Paket kompensasi yang ditawarkan kepada karyawan adalah rata-rata 37 kali upah. Sementara yang tertinggi mencapai 75 kali upah, dan dikatakan secara signifikan lebih tinggi di atas persyaratan ketentuan undang-undang yang berlaku di Indonesia.

SVP Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison, Steve Saerang menyatakan, rata-rata karyawan yang terdampak memperoleh kompensasi miliaran rupiah.

“Nilainya rata-rata mencapai 1 miliar rupiah dan paling tinggi 4,3 miliar rupiah,” sebut Steve.

Indosat Ooredoo Hutchison mengumumkan PHK justru setelah merger. Pertimbangan mereka terkait dengan langkah yang mereka sebut rightsizing ini, adalah perlunya meningkatkan kelincahan perusahaan. Mereka menargetkan tumbuh lebih cepat sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan pasar.

“Di organisasi yang baru ini ada beberapa penyesuaian fungsi sehingga ada karyawan yang terdampak dan diberikan kompensasi,” kata Steve Saerang.

Lebih lanjut Indosat menjelaskan, pertimbangan mereka sudah komprehensif sesuai strategi bisnis. Mereka memastikan karyawan yang terkena PHK bisa memahami keputusan ini.

“Telah dilakukan dengan pertimbangan matang, yang dilakukan secara objektif dan fair,” ujar Irsyad Sahroni. (*)

 

Editor : Pebri Mulya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *