Indonesiadaily.net – Operasi pengawasan truk-truk besar di Kabupaten dan Kota Tangerang sudah berselang 3 hari. Hasilnya, sebanyak 125 truk melanggar aturan dan diberhentikan untuk selanjutnya diminta putar balik.
Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar menjelaskan, dengan rekayasa lalu lintas dan pembuatan pos pantau tersebut hasilnya cukup baik.
Pantauan selama tiga hari terakhir ini, ada 65 truk di hari pertama, turun menjadi 40 lebih. Saat ini ada sekitar 20 yang sudah diputar balikan di Pos Benda. Dengan demikian totalnya sudah 125 truk.
“Jadi antara Dishub Kota Tangerang dan Dishub Kabupaten serta Polres Metro Kota Tangerang kerjasama. Kita menutup dua jalur atau satu jalur dengan dua posko untuk menertibkan truk di luar jam operasional,” ujar Zaki, Kamis (3/11/2022).
Sementara itu Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengungkapkan pada intinya dari Dishub Kota dan Kabupaten serta Polres Metro Tangerang dibantu TNI, semua bersinergi dan berkomunikasi serta berkoordinasi secara intensif.
Menurut dia, Polres Metro Kota Tangerang sudah sepakat dan berkomitmen dengan Bupati dan Walikota Tangerang untuk melakukan pemantauan dan monitoring secara kontinyu sebagai bukti bahwa semua jajaran baik Dishub, Pol PP, Polri dan TNI, secara sinergis hadir tidak hanya diam terhadap permasalahan yang selama ini terjadi.
“Insya Allah kita akan selalu konsisten bertindak secara kontinyu dan berkesinambungan sehingga truk-truk ini bisa kita kendalikan. Dalam penindakan kita kedepankan kegiatan persuasif dan humanis,” terang Zain.
“Mereka kita belokkan atau kita parkirkan supaya mereka tahu bahwa mereka tidak diperbolehkan melintas di luar jam operasional,” pungkasnya.
Penulis : Ihya Ulumuddin
Editor : Nur Komalasari






