Kamis, Juli 18, 2024

Usai Berkelahi dengan Temannya di Ponpes, Seorang Santri Ditemukan Tewas

Indonesiadaily.net – Usai berkelahi dengan temannya di lingkungan pondok pesatren (ponpes), seorang santri di Tangerang meninggal dunia.

Insiden itu terjadi di Ponpes, Daar El-Qolam, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Minggu 7 Agustus 2022. Santri yang menjadi korban yakni BD (15) asal Tanjung Burung, Kosambi.

“Ini bermula dari pelaku mendatangi kamar nomor enam, kamar korban, tujuannya mau menanyakan Dimas (teman). Setelah itu pelaku mendorong pintu kamar mandi, ternyata pintu mengenai korban, lalu korban marah. Setelah keluar dari kamar mandi, mereka langsung berkelahi,” kata Kapolsek Cisoka, AKP Nur Rokhman di Tangerang, dikutip Antara, Senin 8 Agustus 2022.

Ia menjelaskan, beberapa santri pun coba melerai perkelahian tersebut, namun kemarahan korban ke pelaku tidak terbendung. Korban terus berbicara sehingga pelaku terpancing emosinya.

Baca Juga  10 Negara Penghasil Minyak Bumi Terbanyak di Dunia, Indonesia Ternyata di Urutan Segini

“Akhirnya pelaku pun balik lagi ke dalam kamar untuk memukul korban. Saat itu korban sedang memakai pakaian, korban dipukul dan ditendang hingga terjatuh dan pelaku meninggalkan korban di kamar,” kata Rokhman.
kamar.

“Korban setelah kejadian langsung diam, karena merasa sakit kepala dan dia tidur,” lanjutnya.

Sekitar pukul 13.30 WIB, temannya melaporkan ke pengasuh ponpes bahwa korban tidak sadarkan diri di dalam kamarnya.

“Saksi mengecek ke kamar santri dan setelah dicek, benar BD sudah tidak sadarkan diri, dan dibawa langsung oleh pengasuhnya ke klinik Gita Farma,” tuturnya.

Berdasarkan hasil keterangan saksi, korban tidak sadarkan diri setelah berkelahi dengan satu orang rekannya.

Baca Juga  Meski Miliki Kekayaan Minyak, Utang Arab Saudi Juga Berlimpah

Atas peristiwa itu, Petugas Polsek Cisoka, Polresta Tangerang langsung turun tangan untuk penyelidikan lebih lanjut, dengan memeriksa enam saksi. Polisi juga melakukan autopsi terhadap korban guna mengetahui penyebab kematiannya.

“Dari pihak keluarga korban sudah membuat laporan polisi di Polres dan pihak keluarga korban juga bersedia melakukan autopsi,” ujarnya.

Aktivitas Berjalan Normal

Usai kejadian itu, kegiatan Pondok Pesantren Daar El-Qolam berlangsung normal. Para santri melaksanakan aktivitas seperti biasa, baik rutinitas yang dilakukan santri/siswa SMP maupun oleh siswa SMA.

Begitu pun aktivitas di lingkungan Asrama Indonesia di ponpes itu, termasuk aktivitas di koperasi depan sekolah yang menyediakan berbagai macam keperluan seperti penjengukan para orangtua santri.

Baca Juga  Asyik! Mulai Tahun Depan Ke Singapura Tak Perlu Pakai Paspor

“Walaupun tetap kami tidak menginginkan kejadian ini terjadi, tapi kegiatan-kegiatan kemarin pasca-kejadian/insiden sampai hari ini, tetap berjalan normal,” kata perwakilan pihak Ponpes Daar El-Qolam, Ahmad Idrus, Senin 8 Agustus 2022. (*)

 

Editor : Pebri Mulya


Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest Articles