Senin, April 15, 2024

Taufiqurrahman : Sistem Pendidikan di Jepang dan Peduli Lingkungan yang Tinggi

Indonesiadaily.net – Kepala Bidang Pendidikan Yayasan Mandiri Tunas Global, Muhammad Taufiqurrahman berbagi cerita menarik mengenai pengalamannya di Jepang. Dia memberikan gambaran detail mengenai lingkungan, tradisi, kehidupan sosial, dan teknologi yang dilihatnya secara langsung di Negeri Sakura. Ia sampaikan pengalamannya dihadapan guru dan staf Sekolah Nasional Plus Tunas Global.

Beberapa aspek yang menarik perhatian Taufiqurrahman adalah moral public, kemandirian, kebersihan dan teknologi.

Ia sampaikan bahwa di Jepang jarang sekali ada tempat sampah, namun lingkungannya sangat bersih. Ini karena sampah pribadi, mereka simpan di tasnya atau di saku. Saat sudah tiba di rumah atau di tempat-tempat tertentu, mereka buang sampah itu. Tentu sudah dipilah-pilah, mana yang plastik, mana yang organik, dst.

Taufiqurrahman juga menyampaikan,
“Ada 3 larangan saat kita berada di luar seperti di jalan, yaitu tidak boleh berisik atau mengganggu pengguna jalan lainnya, tidak boleh memetik bunga atau daun. Dan tidak boleh menyakiti hewan dan binatang”

Baca Juga  Acuteness Band Asal SMK Putra Bangsa Juara 2 di Festival

Khusus tentang pendidikan, Taufiqurrahman mempunyai catatan dari kunjungannya ke 3 sekolah yaitu Pertama, pengembangan literasinya sangat bagus sekali. Hampir setiap siswa sudah terbiasa membaca buku. Bahkan ada yang sudah membaca 38 Judul dalam satu bulan. Dinding sekolah penuh dengan beragam tulisan, mulai dari sejarah sekolah, informasi dan edukasi tentang Bullying, juga berisi hasil kreatifitas siswa. Kedua, di sekolah Jepang terbiasa ada makan siang bersama. Menu makan yang bernutrisi lengkap. Menariknya adalah secara bergiliran, siswa menjadi petugas yang menyiapkan makanan. Ketiga, kegiatan membersihkan kelas dan sekolah. Setiap harinya, selesai belajar siswa akan bahu membahu membersihkan lantai, loker, dinding bahkan sampai kamar mandi. Kita akan menemukan peralatan kebersihan di setiap kelas seperti lap, sapu, pel, wastafel, dan sabun. Umumnya di sekolah tidak ada petugas kebersihan. Semua dilakukan oleh siswa dan guru.

Baca Juga  Hore! KB-TK Bosowa Al-Azhar Cilegon Miliki Gedung Baru

“Ketiga hal itu membentuk siswa yang literat, sehat, mandiri dan bersih” Pungkas Taufiqurrahman.

Taufiqurrahman juga mengungkapkan keunikan dalam sistem pendidikan di Jepang, yaitu siswa berangkat ke sekolah tanpa diantar oleh orang tua. Mereka berangkat secara berkelompok dengan teman-temannya. Namun sistem keamanannya sudah dikondisikan sedemikian rupa oleh pemerintah dan sekolah. Misalnya di tas anak ada alarm yang berkekuatan 100 dbl. Ini digunakan saat ada situasi bahaya yang mengancam siswa. Di beberapa sekolah bahkan tas itu dilengkapi dengan GPS yang terhubung dengan pihak sekolah, rumah dan kantor polisi.

Ada 3 pola hidup yang diterapkan di masyarakat jepang dan diajarkan pula di sekolah. Yaitu. Tidur Cepat (Tidak Larut Malam), Bangun Cepat (Tidak Kesiangan) dan Sarapan. Ini secera rutin selalu diingatkan oleh pihak sekolah kepada orang tua di setiap pertemuan.

Baca Juga  Stop Bullying! SDN Kalibaru 5 Kolaborasi dengan Polsek Sukmajaya

Taufiqurrahman melanjutkan sesi sharingnya dengan menjelaskan struktur kurikulum. Di Jepang umumnya ada tujuh mata pelajaran utama, meliputi bahasa (kokugo), matematika (sansuu), seni (ongaku), kehidupan (sikatsu), prakarya (zukou), moral (doutoku), dan olahraga (taiiku). Hasil belajarnya di laporkan setiap 4 bulan. Yang dilaporkan adalah perkembangan kesehatan, akademik (berisi penilaian kualitatif), dan catatan kehadiran. Bagi siswa siswa yang hadir 100% diberikan piagam penghargaan. Piagam itu membuat bangga. Inilah cara Jepang untuk memotivasi siswanya untuk rajin ke sekolah.

Dengan pengalaman berharga ini, Taufiqurrahman berharap menginspirasi dunia pendidikan di Indonesia sehingga lebih berkarakter, lebih efektif dan memberdayakan siswa secara holistik. (*)


Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest Articles