Senin, April 15, 2024

Taiwan Siagakan Militernya untuk Perang Antisipasi Gerakan China

Indonesiadaily.net – Militer China yang melakukan latihan besar-besaran di kawasan perairan Taiwan yang dimulai hari ini, 4 Agustus 2022, membuat Presiden Tsai Ing Wen menyiagakan pasukannya bersiaga tingkat tinggi.

Pemerintahan Presiden tersebut menegaskan pihaknya siap jika harus berkonflik tanpa bermaksud menyulut api perang.

“Kementerian Pertahanan Nasional menekankan bahwa kami akan menjunjung tinggi prinsip mempersiapkan perang tanpa mencari perang, dan dengan sikap tidak meningkatkan konflik dan menyebabkan perselisihan,” kata Kementerian Pertahanan Taiwan melalui sebuah pernyataan seperti dikutip AFP.

Latihan militer besar-besaran China ini berlangsung sebagai respons Beijing yang marah, karena Ketua Dewan Perwakilan (DPR) Amerika Serikat, Nancy Pelosi berkunjung ke Taiwan. Menurut China, lawatan Pelosi melanggar prinsip Satu China dan dapat memberi sinyal yang salah kepada Taiwan yang kekeh ingin merdeka.

Baca Juga  Jadwalkan Fit and Proper Test Calon Panglima TNI Pekan Depan

Sementara itu, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menegaskan negaranya “tidak akan mundur” dengan gertakan China yang marah dan bertekad membalas lawatan Pelosi dengan latihan militer.

“Menghadapi ancaman militer yang sengaja ditingkatkan, Taiwan tidak akan mundur. Kami akan … terus mempertahankan garis pertahanan untuk demokrasi,” kata Tsai saat menyambut Pelosi di Taipei pada Rabu, 3 Agustis 2022.

Di hari yang sama dengan lawatan Pelosi, China segera mengumumkan latihan militer besar-besaran termasuk simulasi tempur dan tembak-menembak di enam titik mengelilingi Taiwan. Latihan itu akan berlangsung 4-7 Agustus.

“Tindakan ini merupakan pencegah serius terhadap eskalasi besar baru-baru ini dari tindakan negatif Amerika Serikat soal isuTaiwan, dan peringatan serius bagi pasukan ‘kemerdekaan Taiwan’ yang mencari ‘kemerdekaan,'” kata Kolonel Shi Yi, juru bicara Komando Militer Teater Timur China, melalui pernyataan seperti dikutip CNN.

Kementerian Pertahanan China mengatakan militer China “dalam siaga tinggi dan akan meluncurkan serangkaian operasi militer yang ditargetkan untuk melawan situasi saat ini dengan tegas mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas teritorial, dan dengan tegas menggagalkan campur tangan kekuatan eksternal dan skema pemisahan kemerdekaan Taiwan”.

Baca Juga  Sering Dianggap Sepele, 5 Kebiasaan Ini Ternyata Tingkatkan Risiko Serangan Jantung

Dalam langkah yang tidak biasa, media pemerintah China juga mengunggah di Twitter sebuah peta yang menunjukkan enam daerah di sekitar Taiwan yang akan menjadi lokasi latihan militer tentara Negeri Tirai Bambu tersebut.

Di sisi ekonomi, China pun mengisolasi Taiwan dengan menerapkan sejumlah sanksi dan blokade perdagangan. (*)

 

Editor : Fenilya


Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest Articles