Senin, April 15, 2024

Sejarah Indonesia : Sudah Berganti Nama 8 Kali, Diawali dengan Catatan Kuno India

Indonesiadaily.net – Sebelum proklamasi kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia memiliki sejarah yang sangat panjang.

Sebelum merdeka, Indonesia ternyata mempunyai beberapa nama. Bahkan ada 7 nama selain Indonesia untuk bumi pertiwi tempat tumpah darah kita ini.

Berikut nama Indonesia sebelum masa kemerdekaan hingga kini.

1. Dwipantara (78)

Nama Indonesia pertama kali adalah Dwipantara. Nama ini terdapat dalam catatan kuno bangsa India.

Seperti kita ketahui dahulu Indonesia mempunya banyak kerajaan Hindu dan Agama Hindu berasal dari India. Hindu masuk ke Indonesia pada 78 masehi.

Dwipanatara berasal dari dua bahasa Sangskerta yaitu Dwipa yang berarti pulau dan Antara yang berarti luas atau seberang. Sehingga Dwipantara berarti kepulauan tanah seberang.

2. Nusantara (1336)

Setelah berabad-abad kemudian nama Dwipantara berubah jadi Nusantara yang terkenal sebagai sumber rempah-rempah.

Kerajaan Majapahit yang mencetuskan penyebutan Nusantara. Hal ini dapat dilihat dari isi Sumpah Palapa yang diucapakan oleh mahapatih Gajah Mada pada Tahun 1336.

Baca Juga  Jadi Kota Terdingin di Dunia, Yakutsk Makin Diminati Turis

Pada masa kerajaan Majapahit meliputi seluruh wiliyah Nusantara dengan politik luar negeri yang dikenal dengan “Persahabatan dengan Tetangga”

Hal itu dikuatkan dan tercatat dalam Buku Nagarakertagama karangan Mpuh Prapanca. Gajah Mada menjadi pelopor yang menyatukan Nusantara yang pernah terpecah berabad-abad lamanya.

Nama Nusantara hingga kini masih sering diucapkan sebagai julukan bagi bangsa Indonesia.

3. Hindia (1497)

Di tahun tersebut, banyak bangsa Eropa yang mulai berdatangan, dan seiring itu nama Nusantara kemudian berganti nama menjadi Hindia. Nama Hindia diberikan khusus oleh penjelajah asal Portugis, Vasco da Gama yang menemukan pulau Indonesia.

Kala itu pada Tahun 1947 Vasco da Gama mencari rempah-rempah dari Eropa melalui India. Kemudian menemukan gugusan kepulauan yang diberi nama Hindia karena berbatasan dengan Samudera Hindia.

4. Hindia Belanda (1596)

Pada 1596 bangsa Belanda datang ke Hindia hingga menaklukkan Hindia, sehingga nama Hindia berubah jadi Hindia Belanda.

Penambahan kata Hindia sebagai penegasan bahwa Hindia (Indonesia kini) adalah wilayah kekuasaan Belanda.

Baca Juga  Kasus Brigadir J Menumbalkan 3 Jenderal Dimutasi

5. Insulinde (1860)

Pada Tahun 1860 seorang penulis ternama Belanda bernama Douwes Dekker mengusulkan nama baru karena jijik mendengar nama Hindia Belanda.

Hal ini karena Belanda telah membuat perlakuan buruk terhadap warga Indonesia, sehingga nama Hindia Belanda mendapatkan stigma buruk di mata internasional.

Douwes Dekker pun juga sering mengkritik perlakuan penjajah Belanda pada rakyat Indonesia. Seingga mengusulkan nama baru yakni Insulinde.

Insulinde sendiri berasal dari kata Insula yang berarti kepulauan. Insulinde memiliki arti kepulauan Hindia.

6. Kepulauan Melayu (1869)

Pada 1869 seorang penjelajah asal Inggris mempopulerkan sebuah naman baru untuk Insulinde yaitu Kepulauan Melayu.

Diberi nama Kepulauan Melayu karena Pulau Melayu yang menguasai lautan. Wilayah yang masuk Kepulauan Melayu tidak hanya Indonesia tapi juga Singapura dan Malaysia.

7. To-Indo (1942)

Pada Tahun 1942 Indonesia dikuasai oleh Jepang. Selama penjajahan ini Indonesia bernama To-Indo yang dalam Bahasa Jepang berarti Hindia Timur.

Selama masa kekusaan Jepang nama ini dipakai secara resmi untuk menamakan wilayah taklukannya dari 1942-1945.

Baca Juga  Siswa Kelas X SMK Putra Bangsa Depok Ikut LDKS di Hubkostrad

8. Indonesia (1945)

Bangsa Belanda yang masih berusaha mengusai kembali Indonesia setelah berakhirnya kedudukan Jepang, tetap menamai Indonesia dengan sebutan Hindia Belanda.

Berkat perjuangan rakyat dari Sabang sampai Merauke, Hindia Belanda merdeka pada Tahun 1945 dan memakai nama Indonesia secara resmi sebagai nama negara yang kita cintai ini.

Nama Indonesia sebenarnya ada sejak Tahun 1850 yang yang diperkenalkan oleh James Richardson Logan dan Geroge Samuel ilmuwan asal Inggris.

Keduanya menyebut kepulauan Hindia dengan sebutan Indonesia dalam majalah ilmiah tahunan mereka yang terbit di Singapura berjudul “The Indian Archipelago and Estern Asia”.

Di tahun inilah nama Indonesia diperkenalkan kemudian dipakai hingga saat ini.

Nama Indonesia berasal dari dua suku kata Bahasa Yunani yaitu Indus yang berarti Hindia dan Nesos yang berarti kepulauan. Sehingga Indonesia berarti kepulauan Hindia. (*)

 

Editor : Pebri Mulya


Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest Articles