Menariknya Xinjiang, Provinsi di China yang Indah dan Memiliki Muslim Terbanyak

provinsi di china xinjiang
Provinsi Xinjiang di China adalah daerah dengan Muslimi terbanyak di China.

Indonesiadaily.net – China adalah salah satu negara terkuat di dunia sekarang ini, bahkan juga terluas. Ada 13 provinsi di China yang termasuk daerah otonom, dan kota besar yang berada di bawah administrasi langsung pemerintah pusat.

Dari banyaknya provinsi di China tersebut, Xinjiang adalah provinsi yang menarik. Diketahui di provinsi tersebut jumlah populasi penganut agama Islam menjadi yang terbanyak di China. Meskipun Islam adalah agama yang mayoritas di China.

Data yang dihimpun tim Litbang MPI dari CFR (Council of Foreign Relations), kepercayaan agnostik adalah yang paling banyak dianut dengan persentase 31,8% dari populasi China.

Di posisi selanjutnya, ada agama tradisional China (30,8%), Buddha (16,6%), Kristen (7,4%), dan Islam dengan jumlah penganut 1,8%.

Xinjiang memiliki populasi 26 juta jiwa, dan sekitar 58% warganya merupakan penganut Islam.

Etnis terbesar yang menempati Xinjiang adalah Uighur, ditambah Kazakh, Hui, Kyrgyz, dan etnis muslim lainnya. Untuk etnis Uighur menjadi yang teranyak, yakni mencapai 12 juta orang.

Baca Juga  Badan Cepat Lelah, Ini Cara Mudah Mengatasinya

Dahulu, masyarakat China biasa menyebut Xinjiang dengan Xiyu, yang berarti wilayah Barat. Namun seiring dengan berjalannya waktu, usai Xiyu dianeksasi oleh Dinasti Manchu pada abad ke-18, jadi dikenal dengan sebutan Xinjiang atau Perbatasan Baru.

Provinsi ini berada di wilayah pegunungan yang relatif sepi dan terjal. Sebagian besar penduduknya bekerja sebagai penggembala dan petani. Di bidang kebudayaan, UNESCO mencatatkan muqam Uighur sebagai warisan budaya tak benda sejak tahun 2006.

Muqam merupakan kesenian yang berisi berbagai unsur, seperti tarian, lagu, dan musik rakyat yang memiliki beragam irama.

Sebagian besar lirik lagunya dibuat oleh seniman klasik Uighur. Lagu yang dibawakan berisi kehidupan masyarakat Uighur masa kini.

Mengutip jurnal yang dipublikasikan dalam 3rd International Conference on Art Studies tahun 2019 dengan judul “Study on China’s Uyghur Twelve in the Past 40 Years of Reform and Opening up” karya Nurbiye Imin, Rehemitulla Tudaji, dan Osman Juma, muqam layak disebut sebagai harta karun kebudayaan China, yang sudah ada sejak puluhan tahun.

Baca Juga  Bupati Tangerang Raih Penghargaan Predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik 2022 Ombudsman RI

Muqam dipengaruhi oleh 19 negara dan daerah di garis perbatasan Asia, Afrika, dan Eropa. Masing-masing negara di perbatasan tersebut, memiliki penyebutan tersendiri untuk muqam. Jadi, dapat disimpulkan bahwa setidaknya ada 19 muqam di dunia ini, yang berasal dari berbagai negara berbeda.

Banyak objek wisata cukup terkenal dan memanjakan mata yang wajib dikunjungi saat berada di Xinjiang.

Contohnya adalah The Pearl of Tianshan Mountain, Gurun Gobi, dan Danau Sayram. Sebaiknya, wisatawan mengunjungi Xinjiang pada bulan Maret sampai Mei, di musim semi.

Sebab, bunga-bunga indah banyak bermekaran di provinsi itu ketika masuk musim semi. Salah satu bunga yang banyak terlihat di Xinjiang adalah lavender.

Baca Juga  KIB Tanggapi Internal PPP yang Bergejolak karena Dukungan ke Anies

Selain pada musim semi, waktu cocok lainnya untuk bepergian ke Xinjiang adalah di bulan Agustus sampai Oktober. Pada waktu-waktu tersebut, wilayah Xinjiang tengah memasuki musim gugur.

Tentu saja, pemandangan di pegunungan, danau, bahkan hutan akan tersaji dengan sangat indah, khas pemandangan musim gugur. (*)

 

Editor : Pebri Mulya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *