Komentari Insiden Ranca Upas, Sandiaga : Penyelenggara Event Merusak Lingkungan

Menparekraf Sandiaga Uno saat acara The Weekly Brief with Sandi Uno di Kantor Kemenparekraf, Senin, (13/3/2023). Foto : youtube Kemenparekaf

Indonesiadaily.net – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  atau Menparekraf Sandiaga Uno turut mengomentari insiden rusaknya kebun bunga rawa di Ranca Upas, Bandung, Jawa Barat, akibat event motor trail. Sandiaga mengatakan penyelenggaran event tersebut tidak bertanggung jawab dan merusak lingkungan.

“Bukan hanya merugikan masyarakat sekitar, tapi seluruh ekosistem pariwisata kita,” kata Sandiaga dalam acara The Weekly Brief with Sandi Uno di Kantor Kemenparekraf, Senin, (13/3/2023).

Sandiaga pun berencana untuk membuat digitalisasi proses perizinan event. Menurutnya digitalisasi ini dapat membantu mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami akan pastikan digitalisasi event ini akan kami zonasikan dan kami awali dan kami pastikan penyiapan digitalisasi sisi perizinan diuji coba tepat waktu,” ujar Sandiaga.

Baca Juga  Sandiaga Bantah Australia Keluarkan Travel Warning  ke Indonesia

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menjelaskan, digitalisasi ini bisa memantau reputasi penyelenggara event apabila terdapat kesalahan baik disengaja ataupun tidak dalam suatu event dapat diberikan catatan khusus atau daftar hitam (blacklist) bagi penyelenggara yang melakukan pelanggaran.

Kita juga menilai mungkin event kurang berisiko tapi ternyata memiliki risiko yang tinggi oleh karena itu kita akan memberikan klasifikasi risiko kompetensi penyelenggara event, risk mitigation, risk management plan, waste management plan dan sebagainya,” jelasnya.

Sandiaga mengungkapkan sistem perizinan digital ini masih dalam tahap penyiapan karenamelibatkan lintas kementerian/lembaga.

“Kami akan melibatkan asosiasi industri penyelenggara event dan akan diuji coba pada bulan Mei dan Juni,” kata Menparekraf.

Baca Juga  Bantah Sandiaga Uno Bergabung, PPP: Tidak Ada di Kepengurusan Baru

Reporter : Aulia Syahramadhan
Editor : Andri


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *