Senin, April 15, 2024

Inilah Tiga Fenomena Hujan Paling Aneh dan Unik di Dunia, Apa Saja?

 

Indonesiadaily.net – Hujan terjadi karena air laut dan air daratan yang menguap dan terangkat hingga mengembun atau menjadi awan. Ketika awan semakin berat, akhirnya air yang terendap di dalamnya jatuh ke daratan atau laut lagi sebagai air hujan. Uniknya, hujan tidak hanya menurunkan air. Ada beberapa fenomena hujan paling aneh dan unik yang pernah terjadi di dunia. Hujan apa saja ya?

1. Hujan Gumpalan Agar-Agar

Dikutip dari Discovery UK, pada musim panas tahun 1994 di Oakville, Washington, terjadi hujan gumpalan seperti agar-agar.

Orang pertama yang melihatnya adalah petugas kepolisian David Lacey. Saat itu dia sedang menyetir saat hujan turun. Saat dia menyalakan wiper, wiper tersebut gagal membersihkan kaca mobilnya dari gumpalan yang jatuh itu. Justru, gumpalan bening yang turun dari langit itu menyisakan noda di kaca.

Baca Juga  Subhanallah! Kakek Berusia 63 Tahun Kayuh Sepeda Untuk Ke Tanah Suci Mekah

Hujan gumpalan seperti agar-agar ini pun membuat banyak orang jatuh sakit setelah menyentuh gumpalan agar-agarnya. Di antaranya sakit infeksi saluran pernapasan atas, infeksi telinga, dan flu. Ada pula 12 hewan yang mati setelah terkena gumpalan itu. Di antaranya adalah katak, kucing, dan burung gagak menjadi korban hujan aneh tersebut.

Fenomena ini pun membuat gumpalan itu diperiksa di laboratorium rumah sakit, dan ditemukan adanya sel darah putih manusia di dalamnya. Saat dikirim ke Departemen Kesehatan dan Departemen Ekologi Negara Bagian Washington, ditemukan pula spesies bakteri pseudomonas fluorescens dan enterobacter cloacae di dalam gumpalan itu.

Ketika diletakkan di bawah mikroskop, teknisi rumah sakit menemukan gumpalan tersebut mengandung sel darah putih manusia (sel yang digunakan tubuh untuk melawan infeksi). Tentu saja aneh tapi tidak ada yang bisa menjelaskan begitu banyak orang jatuh sakit.

Baca Juga  Intip Yuk! Ini Cara Simple Jaga Kesehatan di Musim Penghujan

2. Hujan Darah

Di Kerala, India, pernah terjadi fenomena yang diduga hujan darah karena air yang turun dari langit berwarna merah seperti darah. Penelitian dan para ilmuwan menduga bahwa fenomena ini terjadi akibat dampak ledakan meteor hipotetis mewarnai hujan atau karena spora di udara dari alga.

Hujan ini pernah terjadi pada tahun 2001, 2006, dan 2015. Kerala pun menjadi perhatian dunia setelah kejadian ini. Banyak orang berpendapat bahwa hujan merah ini merupakan bentuk mikroorganisme hipotetis yang disebut panspermia.

Meskipun demikian, penjelasan mengenai fenomena yang satu ini masih belum dapat dijelaskan secara pasti. Seperti itulah yang dilansir dari Mystery of India.

3. Hujan Lumpur

Baca Juga  Piala Dunia 2022 : Spanyol Diprediksi Kalahkan Jerman Malam Ini

Dilansir dari MeteorologyenRed Level,hujan lumpur pernah terjadi di Spanyol. Fenomena ini terjadi karena angin kencang memindahkan banyak debu dari Afrika ke Spanyol. Ketika debu melayang dan berkondensasi bersama air di awan, hujan ini dapat terjadi.

Hujan lumpur dapat terjadi berhari-hari tergantung kondisi angin dan arahnya.

Biasanya, daerah yang paling terkena dampak hujan lumpur adalah Andalusia karena paling dekat dengan benua Afrika.(*)

 

Editor : Nur Komalasari


Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest Articles