Senin, Juni 17, 2024

Ini yang Dilakukan BSSN dari Serangkaian Kebocoran Data oleh Hacker Bjorka

Indonesiadaily.net – Berkaitan dengan adanya kebocoran data surat rahasia dari Badan Intelijen Negara (BIN) untuk Presiden Joko Widodo, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mulai melakukan penelusuran terhadap data tersebut.

Data tersebut dipublikasikan oleh akun hacker Bjorka dalam situs breached.to.

“Kami juga melakukan validasi terhadap data-data yang dipublikasikan atas insiden kebocoran data yang terjadi pada beberapa Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE),” tutur Juru Bicara BSSN, Ariandi Putra.

Ariandi menjelaskan, penelusuran yang dilakukannya yakni bekoordinasi dengan setiap PSE yang diduga mengalami insiden kebocoran data, termasuk dengan PSE di lingkungan Kementerian Sekretariat Negara. BSSN bersama dengan PSE terkait, kata dia, sedang melakukan upaya-upaya mitigasi cepat untuk memperkuat sistem keamanan siber guna mencegah risiko yang lebih besar pada beberapa PSE tersebut.

Menurutnya BSSN juga telah melakukan koordinasi dengan penegak hukum, antara lain dengan Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri untuk mengambil langkah-langkah penegakan hukum.

Baca Juga  Ekspresi Bahagia Mahfud MD Saat Dengar Vonis Bharada E

BSSN menegaskan, keamanan siber merupakan tanggung jawab bersama. Untuk itu, ia mengatakan BSSN akan memberikan dukungan teknis dan meminta pada seluruh PSE untuk memastikan keamanan sistem elektronik di lingkungan masing-masing.

“Sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik yang menyatakan bahwa setiap PSE harus menyelenggarakan sistem elektronik secara andal dan aman, serta bertanggung jawab terhadap beroperasinya sistem elektronik sebagaimana mestinya,” ujar Ariandi.

Akun Bjorka mengaku telah membocorkan ribuan dokumen surat menyurat dari BIN yang ditujukan pada Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Data yang dihumpun adalah dokumen pada periode 2019-2021. “Termasuk kumpulan surat yang dikirim oleh Badan Intelijen Negara yang diberi label rahasia,” tulis akun Bjorka dalam situs tersebut.

Baca Juga  8 Proses Alur Surya Darmadi Saat Menyerahkan Diri ke Kejagung RI

Adapun selain data rahasia BIN, Bjorka juga mempublikasikan data lainnya seperti data pribadi Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G. Plate. Bjorka mengklaim telah mengantongi 679.180 dokumen berukuran 40 MB dalam kondisi terkompres dan 189 belum dikompres. Beberapa contoh dokumen yang dibocorkan juga ikut dipublikasikan oleh Bjorka dalam situs breached.to.

Kemudian kemarin, Bjorka membocorkan dan mempublikasikan data pribadi Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate melalui situs yang sama. Tangkapan layar dari data yang dibocorkan oleh Bjorka tersebar di media sosial Twitter hingga menjadi trending topic.

Peretasan dan penyebaran data tersebut diduga dilakukan tepat saat Johnny Plate berulang tahun ke-66 pada Sabtu, 10 September 2022.

Baca Juga  Investigasi Tragedi Stadion Kanjuruhan : Polri Non Aktifkan Kapolres Malang

Dikutip melalui akun Twitter @darktracer_int, informasi yang diduga milik politikus Partai Nasional Demokrat (Nasdem) itu menampilkan nama dari Johnny Plate beserta gelar sarjana yang dimilikinya yaitu S.E. Bjorka juga memberi keterangan foto tersebut dengan tulisan “Happy birthday”.

“Bad actor “Bjorka” leaked personally identifiable information of Indonesia’s Minister of Communications and Information Technology (Kominfo) and mocked him,” cuit akun Twitter @darktracer_int pada Sabtu, 10 September 2022.

Tempo sudah mengkonfirmasi soal peretasan data oleh Bjorka ini ke Menkominfo Johnny G Plate, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan, serta Humas Kantor Staf Presiden Yudha Setiawan. Namun hingga berita ini diunggah, pesan pendek yang dikirimkan tersebut belum dibalas. (*)

 

Editor : Pebri Mulya


Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest Articles