Senin, April 15, 2024

Ibadah Haji Capai Rp 102 Juta, Ini Sikap dari Kemenag

Indonesiadaily.net – Penambahan biaya layanan Masyair (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) telah diajukan Kementerian Agama (Kemenag) ke Pemerintah Arab Saudi.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, Hilman Latief menjelaskan, adanya tambahan tersebut membuat Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1443H/2022M Indonesia membengkak di kisaran Rp88 juta hingga Rp102 juta.

“Biaya layanan di masyair sebesar 5.600 SAR yang jika di-kurs-kan mencapai Rp22-23 juta. Ini terlalu tinggi untuk layanan empat hari di Arafah, Muzdalifah dan Mina,” kata Hilman dikutip dari laman resmi Kemenag, Selasa 16 Agustus 2022.

Hilman menuturkan, komunikasi dengan Menteri Urusan Haji dan Umrah Saudi telah dijalin Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga  KPA Depok Perkuat Koordinasi Pentahelix untuk Cegah AIDS

“Semoga ada kebijakan yang lebih proporsional dari Saudi untuk penyelenggaraan haji tahun depan, khususnya biaya layanan di masyair,” tutur Hilman.
Sementara itu, terkait batasan usia jamaah, Hilman juga berharap ada relaksasi dari Pemerintah Arab Saudi, karena dengan adanya pembatasan usia, jamaah banyak yang tidak berangkat.

“Karena kita ingin memenuhi harapan dari jamaah yang saat ini banyak yang mundur untuk berangkat karena pembatasan usia. Itu juga disampaikan oleh Menteri Agama kepada Menteri Haji dan Umrah agar meninjau ulang hal ini (usia lansia),” tuturnya.

Ia juga menjelaskan, daftar tunggu jamaah haji kini menjadi dua kali lipat, karena tidak ada keberangkatan selama dua tahun. Sehingga daftar tunggu yang awalnya 20 tahun kini menjadi 40 tahun dan yang tadinya 30 tahun menjadi 60 tahun.

Baca Juga  BRILiaN Young Leader Indonesia, Upaya BRI Ciptakan Talenta Unggul

“Mudah-mudahan, dengan berkunjungnya Menteri Agama yang sudah bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Saudi juga sudah menyampaikan konsep perhatian kita tentang kondisi jamaah di Indonesia yang masuk dalam antrian hingga 5,2 juta jamaah,”kata dia.

“Dan harapannya Insya Allah tahun depan dan Mohon doanya kita bisa berangkat kan sama dengan jumlah yang lebih banyak setidaknya kuotanya bisa mencapai atau mendekati 100%,” ujarnya. (*)

 

Editor : Pebri Mulya


Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest Articles