Senin, Juni 17, 2024

Hasil Survei Sebut Dedie A Rachim Miliki Elektabilitas Tertinggi Sebagai Cawalkot Bogor

Indonesiadaily.net – Dedie A Rachim berhasil menempati posisi teratas dengan elektabilitas tertinggi sebagai Calon Wali Kota Bogor pada Pilkada 2024. Hal tersebut didasari dari survei yang dilakukan Lembaga Survei Indikator. Tak hanya Dedie A Rachim, Lembaga Survei Indikator juga melakukan survei terhadap dua kandidat calon Wali Kota lain, namun yang berpeluang dan perkasa dalam Pilkada mendatang adalah Dedie A Rachim.

“Jika dilihat tingkat keterpilihan Dedie Rachim signifikan karena jaraknya lebih dua kali lipat dari dr Rayendra dan Sendi. Berdasarkan hasil survei Indikator ini menguatkan prediksi bahwa Dedie A Racim dianggap paling berpeluang dan perkasa dalam pilkada 2024 ini,” ujar Direktur Riset Indikator, Adam Kamil, dalam keterangannya.

Ia menjelaskan survei digelar sejak 24—29 Mei 2024. Terdapat 400 responden dari enam kecamatan di Kota Bogor yang menjadi sampel, dengan margin of eror sekitar 5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Baca Juga  Jadi Tuan Rumah Porprov 2026, Kota Bogor Bangun 6 Stadion Mini

“Ada tiga simulasi yang dilakukan dalam survei calon wali kota Bogor 2024 ini. Pertama, simulasi yang digelar secara semi terbuka dengan 19 nama calon. Pada simulasi ini, Dedie A Rachim menempati posisi pertama dengan elektabilitas sebesar 44,0 persen, disusul dr Raendi Rayendra 16,9 persen dan Sendi Fardiansyah 14,9 persen,” jelasnya.

Kedua, lanjut Adam, simulasi tertutup dengan sepuluh nama calon. Dedie A Rachim kembali menempati posisi teratas dengan 45,2 persen. Disusul dr Raendi Rayendra dengan 18,0 persen dan Sendi Fardiansyah dengan 15,9 persen.

Terakhir, simulasi tertutup dengan lima nama calon. Dedie A Rachim masih menempati posisi puncak dengan 45,7 persen. Kemudian, disusul dr Raendi Rayendra 20,7 persen dan Sendi Fardiansyah dengan 17,4 persen.

Baca Juga  Cegah Bencana, DPUPR Depok Buka Hotline Aduan Keretakan Tanah dan Pohon Tumbang

Dirinya memaparkan nama calon wali kota Bogor yang disurvei ini merupakan nama-nama yang beredar berdasarkan pemberitaan, mendaftar penjaringan pencalonan ke partai politik, tokoh partai politik, serta ketua partai politik.

“Kami himpun nama-nama supaya memastikan tidak ada nama yang tertinggal, jadi inklusif gitu. Ya mudah-mudahan ini sudah mencakup semua yang diberitakan, bersosialisasi, dan kemungkinan memang ingin maju,” ujar Adam.

Ia mengumumkan jika terdapat nama yang belum masuk dalam daftar yang disurvei, responden boleh menyebutkan nama tersebut dan dimasukkan di nama lainnya.

“Makanya namanya semi-terbuka. Jadi ada yang daftar tertutup plus ada yang terbukanya yaitu lainnya itu,” lanjutnya.

Sementara itu, pengamat politik Bogor, Undang Suryatna, menilai jika Dedie A Rachim memiliki elektabilitas tertinggi adalah hal yang wajar. Mengingat, ia merupakan wakil wali kota Bogor periode 2019-2024.

Baca Juga  Bantu Ekonomi Warga, Kartu Bogor Murah Kang Jaya Bikin Emak-Emak Sumringah

“Rayendra dan Sendi belum punya pegangan yang pasti kecuali sudah deklarasi. Jadi sekarang ini hasil survei hari ini kemungkinan masyarakat akan melihat selama ini terlihat di billboard dan baliho,” papar Undang.

Selain itu banyak faktor lain juga kenapa popularitas calon lain masih kecil hingga kini. Seperti Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto yang kelihatannya belum banyak pergerakan hingga kini.

“Intensitas calon lain tampil di publik juga  belum intens karena tahapan untuk itu belum mulai. Sementara yang lain sudah start untuk sosialisasi. Makanya ini menjadi perhatian buat calon-calon yang nanti akan maju, dia harus punya strategi bagaimana meningkatkan popularitas dan juga elektabilitas,” pungkasnya.(*)


Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest Articles