Dibuat Takjub, Dewi Lestari Bagikan Kisah Proses Kremasi Reza Gunawan

dewi lestari
Dewi Lestari membagikan kisah proses kremasi Reza Gunawan

Indonesiadaily.netDewi Lestari membagikan kisah di balik proses kremasi mendiang suaminya, Reza Gunawan yang berlangsung pada 8 September 2022.

Rupanya proses kremasi suaminya itu mempunyai kisah tersendiri. Dewi bahkan menyebut jika petugas yang mengkremasi suaminya itu dibuat takjub dengan hasil kremasi atas jasad Reza Gunawan.

“Catatan Kecil dari Perabuan seorang Manusia Besar. Tak pernah saya bayangkan bagaimana melihat tubuh manusia pasca-kremasi. Belum pernah mengalami hal itu sebelumnya, apalagi menyangkut orang terdekat. Sungguh tak bisa mengantisipasi apa yg kira-kira saya rasakan,” kata Dewi membuka postingannya yang menceritakan kisah dibalik proses kremasi Reza Gunawan, Minggu 11 September 2022.

“Begitu masuk ke krematorium, bahkan sebelum sempat mencerna reaksi internal dan mengambil kesimpulan apa pun, petugas ruangan kami, Mbak Siti, langsung merangkul saya. Wajahnya tercengang, dan ia berkali-kali istigfar saking takjubnya,” lanjut Dewi.

“Dia bilang, selama 15 tahun bekerja di rumah duka, belum pernah dia melihat hasil kremasi sebagus itu. Belum pernah ia menemukan tengkorak sebegitu utuh, tulang teramat putih, berbentuk masih panjang-panjang, bahkan giginya masih rapi,” sambungnya.

Baca Juga  10 Negara Paling Bahagia di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?

Dewi menyebut petugas juga tidak kesulitan dengan pengumpulan tulang dar jasad Reza Gunawan.

“Pengumpulan tulang amat mudah dan lancar. Tiga loyang penuh dg cepat. Menurutnya, kadang tulang belulang hancur luruh sehingga pengumpulannya menjadi sulit,” imbuhnya.

Bahkan, kata Dewi, petugas tersebut sampai menangis terharu melihat keajaiban yang dilihatnya dari jasad Reza yang telah dikremasi tersebut.

“Mbak Siti melanjutkan bagaimana dia telah terkesan sejak jasad Reza kali pertama masuk ke ruangan. Dia tidak mengenal Reza sebelumnya, tetapi dapat merasakan kebaikan hatinya. Berkali-kali sepanjang prosesi ia ikut menangis haru seakan menangisi keluarga sendiri.” jelasnya.

“Dia merasa Reza berkomunikasi dengannya, mengucapkan terima kasih atas bantuannya, sekaligus menitipkan pesan kepada keluarga bahwa Reza tahu keluarganya telah melakukan yang terbaik baginya. Sesuatu yg kerap saya ragukan dan menjadi kegundahan pribadi: “Have I done enough? Have I really given my best?” sambung Dewi pada caption postingannya.

Dewi pun terharu dengan semua cerita yang dibagikan sang petugas kremasi suaminya. Meski begitu ia juga sempat ragu akan berbagai cerita yang sulit diterimanya itu.

Baca Juga  Ihsan Akui Catut Nama Ade Yasin Soal Uang Sekolah eks Kepala BPK Jabar

“Saya terharu karena bahkan orang yang tidak kenal Reza bisa dititipi pesan sedemikian bermakna, yang sebelumnya mungkin sulit saya dengar karena keraguan saya sendiri.,” ujarnya.

Dewi menambahkan, telah menyimpan beberapa butir bahan relik dari kremasi Reza Gunawan yang sebelumnya sudah dipilih oleh biksu. Ia akan menyimpan relik tersebuut di altar rumahnya.

“Kremasi tadi pun menghasilkan beberapa butir bahan relik, yang telah dipilih oleh para biksu, dan akan saya simpan di altar rumah,” tutur Dewi.

Menurut Dewi, meski kepergian Reza membuat dirinya sedih namun dengan banyaknya cerita luar biasa dari mendiang suaminya itu membuat semunya berganti menjadi bahagia dan lega.

“Kepergian Reza memang meninggalkan rasa sedih dan kehilangan mendalam. Namun, berbagai momen indah pada kepulangannya, terlalu luar biasa untuk disangkal. Pada akhirnya, rasa sedih itu tertopang oleh kebahagiaan dan kelegaan. He lived such a brilliant life, and I’m honored to be a part of that life,” tanda Dewi menutup kepsen pada postingannya di Instagram pribadinya.

Baca Juga  Dorong Ekonomi Rakyat, KUR BRI Perkuat UMKM di Masa Pandemi

Untuk diketahui Relik dalam agama, relikui biasanya terdiri atas jasad/bagian tubuh atau benda-benda pribadi dari seseorang yang dianggap suci atau dihormati yang diawetkan atau disimpan sebagai wujud memorial dengan tujuan penghormatan. Relikui adalah salah satu aspek penting dari perwujudan agama BuddhaKristenHinduIslamSyamanisme, dan banyak agama lainnya. Relikui berasal dari bahasa Latin reliquiae, yang berarti “peninggalan,” dan bentuk kata kerja bahasa Latin relinquere, artinya “meninggalkan di belakang atau meninggalkan.”

Editor: Liyani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.