News  

Desak Salurkan BBM Bersubsidi Tepat Sasaran

Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persaudaraan Aktivis dan Warga (Pandawa) mendesak pemerintah untuk tepat sasaran dalam penyaluran. (Istimewa)

Indonesiadaily.net – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persaudaraan Aktivis dan Warga (Pandawa) mendesak pemerintah untuk tepat sasaran dalam penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Hal itu dikatakan Ketua DPP Pandawa Mamit Setiawan dalam acara diskusi bertajuk ‘Sosialisasi Penyaluran BBM Subsidi dengan Program Subsidi Tepat’ di salah satu hotel di Bintaro, Rabu (23/11/2022).

Dalam sambutannya, Mamit menekankan bahwa Peraturan Presiden (Perpres) 191 tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran harus segera direvisi.

“Subsidi itu untuk menjaga perekonomian masyarakat dan saya kira pemerintah akan mempertahankan itu. Tinggal bagaimana pola dan skema penyalurannya agar semakin tepat sasaran,” ujar Mamit dalam sambutannya.

Dalam revisi Perpres tersebut, kata Mamit, fungsi pengawasan dari lembaga terkait seperti Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) juga akan semakin optimal dan maksimal.

Baca Juga  Harga BBM Naik, Kemenkeu Yakin Angka Kemiskinan Tidak Bertambah

“Revisi Perpres 191 harus segera diterbitkan untuk mengatur kriteria masyarakat dan kendaraan yang berhak menggunakan BBM bersubsidi, termasuk jumlah pengisian per harinya,” ujar dia.

Dilanjutkan Mamit, selain pengawasan fungsi penindakan penyelewengan BBM bersubsidi dianggap akan semakin baik ke depannya.

“BPH Migas (Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi) harus bekerjasama dengan aparat penegak hukum dalam melakukan pengawasan penyaluran BBM bersubsidi, bahkan sampai ke tingkat penindakannya,” kata Mamit.

Diskusi itu dihadiri Sales Branch Manager PT Pertamina Patra Niaga Tangerang Triasa Ramadhani, Subkoordinator Pengatur Ketersediaan BBM BPH Migas Christian Tanuwijaya, dan Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tangerang Selatan, Gozali.

 

Baca Juga  Rumah Rusak Gempa Cianjur 58.049 Unit, 73.693 Orang Mengungsi

Penulis : Ihya Ulumuddin
Editor : Nur Komalasari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *