Catat! Januari 2023 Bis Kita Bogor Mulai Berbayar, Berapa Tarifnya?

bis kita bogor
Bis Kita Bogor.

Indonesiadaily.net – Bis Kita Kota Bogor berbayar mulai Januari 2023 Lantas yang menjadi pertanyaannya sekarang adalah besaran tarifnya.

“Yang pasti harus kita lihat dulu apakah akan diterapkan Januari 2023, tetapi tentu ada kaitan dengan rerouting dan sebagainya. Besaran atau kisaran tarifnya juga harus realistis, tetap mengakomodir kepentingan masyarakat,” urai Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim .

Sekarang ini, data menunjukkan bahwa masyarakat yang menggunakan transportasi Bis Kita Bogor merasa sesuai terhadap rute yang diberikan oleh BisKita dengan nilai persentase rata – rata 70 persen. Rute yang diterapkan oleh BisKita dapat menjangkau dan mengintegrasikan penumpang untuk dapat bergerak ke tempat tujuan, hal ini menunjukkan angka kenaikan dari waktu ke waktu.

Baca Juga  Kebiasaan Sarapan Ini Bisa Perpendek Usia, Apa Saja?

“BTS Kota Bogor menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia. Bahkan load factor penumpang di BTS Kota Bogor sudah mencapai 154 persen dengan rata – rata jumlah penumpang per hari mencapai 20.412 orang perhari,” jelas Dedie.

Sementara itu, Plh Kepala BPTJ, Zamrides saat ini BTS Kota Bogor sedang dalam proses menyiapkan aturan dengan melakukan survey Ability to Pay dan Willingness to Pay yang dapat dijadikan dasar pengambilan tarif. Saat ini prosesnya sedang menyiapkan SK Wali Kota mengenai tarif Angkutan Kota.

SK dimaksud akan disampaikan kepada Kementerian Perhubungan dalam hal ini BPTJ untuk diusulkan kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengenai besaran tarif yang akan diberlakukan dalam bentuk Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

Baca Juga  Neeva Klaim Jadi Pesaing Google, Sekarang Merambah Eropa

“Dua koridor yang belum beroperasi kami merekomendasikan agar pembiayaan subsidi BTS dapat direalisasikan oleh Pemerintah Kota Bogor dengan APBD. Sebagai komitmen Kota Bogor dalam melanjutkan program stimulus berupa subsidi Angkutan umum oleh Kementerian Perhubungan,” ungkap Zamrides.

Rapat Wali Kota Bogor dengan Menteri Perhubungan belum lama ini juga mendorong swasta untuk turut bersedia memberikan pelayanan di dua koridor yang belum terlayani oleh BisKita Trans Pakuan secara mandiri. Dengan nilai biaya pokok rata-rata sebesar Rp 5.852 per penumpang.

Sambung Zamrides, hasil survei menunjukkan bahwa masyarakat yang menggunakan transportasi Bis Kita merasa sudah sesuai terhadap standar pelayanan yang diberikan oleh Bis Kita. Standar layanan meliputi keamanan, kenyamanan, keselamatan, keterjangkauan, keteraturan dan kesetaraan. (*)

Baca Juga  Presiden Restui Menhan Prabowo, Soal Capres Kah?

 

Editor : Pebri Mulya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *