Indonesiadaily.net, Jombang – Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Gadingmangu Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, menunjukkan cara yang praktis dan efisien dalam melaksanakan kegiatan pemotongan hewan kurban pada Idul Adha 2024.
Puluhan santri laki-laki terlihat sigap mengantarkan hewan sapi kurban ke dalam konstruksi besi baja yang telah dirancang khusus. Sapi tersebut kemudian diikat dengan kuat pada kerangka besi untuk meminimalisir pergerakannya.
Setelah dipastikan terikat dengan aman, rangka besi berisi sapi kurban digulingkan dengan hati-hati hingga mencapai posisi yang tepat untuk proses penyembelihan.
Proses penyembelihan dimulai dari pengulitan, lalu pemotongan dan terakhir pengemasan dalam palet. Semua dilakukan para santri secara teratur sesuai dengan pembagian kerja.
“Kami menggunakan alat bantu khusus untuk merobohkan sapi sebelum disembelih,” jelas Humas Ponpes Gadingmangu, Toto Raharjo.
“Alat ini berupa rangka besi yang telah melalui serangkaian uji coba dan terbukti aman bagi panitia kurban,” tambahnya.
Toto menjelaskan bahwa alat tersebut efektif merobohkan sapi tanpa perlawanan yang berarti, sehingga proses penyembelihan dapat berlangsung dengan mudah dan aman.
Pada kesempatan ini, Ponpes Gadingmangu berkurban 3 ekor sapi dan 20 ekor kambing. Daging kurban tersebut akan dibagikan kepada masyarakat sekitar dan pondok pesantren di wilayah Jombang.
“Melalui pembagian daging kurban ini, kami harap tali silaturahmi dan persaudaraan antar sesama dapat semakin terjalin erat,” ungkap Toto.
Santri Ponpes Gadingmangu Jombang menunjukkan inovasi dalam proses penyembelihan hewan kurban dengan menggunakan alat bantu rangka besi. Cara ini terbukti praktis, efisien, dan aman, sehingga menjadi contoh yang patut ditiru oleh pihak lain.
Pewarta : Prayo
Editor : Sigit