Senin, April 15, 2024

BMKG Prediksi Cuaca Kembali Basah Hingga Ekstrem Sampai awal Tahun 2024

 

Indonesiadaily.net – Wilayah-wilayah yang sempat kering di tengah musim hujan, termasuk DKI Jakarta dan Jawa Barat, diprediksi akan kembali basah dan berpotensi dilanda cuaca ekstrem hingga awal 2024.

Sebelumnya, dua pekan lalu wilayah selatan khatulistiwa, termasuk Jawa dan Nusa Tenggara, sempat kering di tengah musim hujan imbas fenomena siklon di laut China Selatan. Kini, sebagian wilayah itu berpotensi kembali basah.

“Berdasarkan prediksi kondisi global, regional, dan probabilistik model diprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terdapat di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung,” menurut Prospek Cuaca Seminggu ke Depan BMKG.

“Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, dan Papua,” lanjut keterangan itu.

Baca Juga  Halonesia Digital Network Cegah Hoax dengan Kegiatan Literasi Digital di Sukabumi

Beberapa fenomena atmosfer memengaruhi secara signifikan kondisi ini. Pertama, aktivitas gelombang atmosfer Rossby Ekuatorial yang diprakirakan aktif di Aceh, Sumatra Selatan, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Papua sepekan ke depan.

” Kedua, gelombang atmosfer Kelvin yang aktif di Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Lampung, Sebagian besar Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua hingga sepekan ke depan.
Faktor-faktor tersebut mendukung potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut,” kata BMKG.

Ketiga, Sirkulasi Siklonik yang terpantau di Laut China Selatan sebelah timur Kepulauan Riau.

Fenomena ini membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang dari Laut China Selatan hingga Selat Malaka, Sumatra Selatan hingga Selat Karimata, Selat Karimata hingga Kalimantan Barat.
Daerah konvergensi lain terpantau memanjang di Laut Andaman, Samudera Hindia barat Aceh, Teluk Thailand hingga Sumatra Barat, Kalimantan Tengah dan Teluk Cendrawasih hingga Papua bagian tengah.

Baca Juga  Puncak Cuaca Ekstrem di Makassar, 3.046 Rumah Terendam Banjir

Sementara itu, daerah pertemuan angin (konfluensi) terpantau berada di Kalimantan bagian Utara hingga Laut China Selatan barat Kalimantan Barat.

“Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut,” sambung BMKG.

BMKG pun memperingatkan sejumlah daerah berpotensi dilanda cuaca ekstrem, seperti puting beliung, hujan lebat disertai kilat/petir, hingga hujan es di sejumlah wilayah.

Cuaca ekstrem ini bisa berdampak banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, hingga jalan licin.

Berikut daftar wilayah potensial cuaca ekstrem satu minggu ke depan:
Aceh, Sumatra Utara, Riau, Kep. Riau, Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur;

Baca Juga  Bocah 12 Tahun di Depok Tewas Diduga Akibat Alat Kelamin Diremas Engkong

Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Papua Barat, dan Papua.

28–29 Desember
Aceh, Sumatra Utara, Riau, Kep. Riau, Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Papua Barat, dan Papua.

30 Desember–1 Januari

Aceh, Sumatra Utara, Riau, Kep. Riau, Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua Barat, dan Papua.(*)

 

Editor : Nur Komalasari

 


Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest Articles