Senin, Juni 17, 2024

Astrid Salim, Sosok untuk Masa Depan Salim Group

Indonesiadaily.net – Astrid Salim, dia adalah seorang perempuan yang direncanakan akan menjadi penerus Salim Group. Tentu sudah banyak orang yang tidak asing dengan Salim Group, terutama dengan produk-produknya yang menyebar di masyarakat.

Salim Group diketahui memiliki perusahaan penting, yaitu PT Indofood Sukses Makmur Tbk dan PT Bogasari Flour Mills. Produknya sudah banyak sekali dikenal oleh masyarakat Indonesia bahkan dunia, seperti Indomie, Supermi, Sarimi, Indomilk, Bogasari Segitiga Biru, Kunci Biru, Cakra Kembar, Bimoli, dan Simas Palmia.

Sudono Salim adalah sosok dari pemilik dan pendiri Salim Group yang kini dipegang oleh anaknya yang bernama Anthoni Salim.

Melansir dari Forbes, kekayaan bersih yang diraup oleh Anthony Salim per Desember 2021 sebanyak 8,5 miliar USD atau setara dengan Rp 125 triliun.

Baca Juga  Selisih Dua Suara, Adik Ipar Jokowi Terpilih Kembali Jadi Ketua MK

Dengan bisnisnya yang sudah meroket dan semakin beragam, Anthony Salim pun mengajarkan dan sudah mulai mewariskan beberapa perusahaan kepada anak-anaknya. Begitu juga kepada sang putri bungsu, Astrid Salim yang juga merupakan cucu dari Sudono Salim.

Astrid Salim merupakan adik dari Axton Salim, seorang direktur dari salah satu perusahaan milik Salim Group, yaitu Indofood sejak 2009. Tidak seperti sang kakak Axton Salim yang terkenal karena aktif menjadi direksi, komisaris, hingga pendiri inkubator start up Block 71, melainkan nama Astrid justru sangat jarang muncul dalam pemberitaan media yang berhubungan dengan bisnis.

Perempuan kelahiran 1983 ini lebih menyukai untuk terjun dalam dunia seni dibandingkan dunia bisnis. Kendati demikian, ia disebut memiliki jabatan strategis di salah satu unit bisnis dari Salim Group di Singapura, yaitu KMP Private Limited (Ltd).

Baca Juga  Amien Rais : Pemimpin Ideal Adalah yang Tegas Tolak Dikuasai Oligarki

Melansir dari companies.sg, KMP merupakan salah satu holding perusahaan yang bergerak di sektor unggas (poultry). Sang ayah, Anthony Salim menguasai sebanyak 67 persen saham KMP yang berlokasi di 150 South Bridge Road #11-04 Fook Hai Building, Singapura.

Selama kurang lebih lima tahun silam, KMP Private Limited menjadi salah satu motor bisnis Salim Group untuk menggarap sektor peternakan unggas di Indonesia. KMP Private Ltd dalam menjalankan bisnisnya tidak sendiri, perusahaan ini menggaet perusahaan asal Malaysia yang bernama CAB Cakaran Corporation Berhad untuk membentuk usaha patungan (joint venture).

Dengan usaha joint venture, perusahaan yang terkenal dengan produk Indomie ini pun berhasil meraup laba yang cukup besar. Salim Group disebut memegang sebanyak 90 persen di perusahaan patungan tersebut, sedangkan sejumlah 10 persen sisanya milik perusahaan Malaysia CAB Cakaran Corporation Berhad. (*)

Baca Juga  Hari Ini, Baim dan Paula Diperiksa Polres Metro Jakarta Selatan

 

Editor : Pebri Mulya


Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest Articles