Kamis, Juli 25, 2024

Apakah Boleh Ibadah Salat dengan Memejamkan Mata Agar Khusyuk?

Indonesiadaily.net – Ada beberapa orang yang saat melaksanakan ibadah salat memejamkan mata. Namun, apakah dengan cara tersebut, maka salatnya dianggap sah?

Setiap umat muslim yang mengerjakan salat tentu ingin ibadahnya khusyuk. Namun untuk mencapai hal tersebut, setiap orang ada caranya masing-masing.

Menutup mata ketika salat kerap menjadi alasan beberapa orang untuk mendapatkan kekhusyukan. Tidak hanya itu, ada juga yang salat di tempat yang sepi, di tempat gelap ataupun memilih tempat yang tenang untuk mendapatkan kekhusyukan.

Berdasarkan penjelasan dari Ummi Ayanih dalam buku Dahsyatnay Shalat dan Doa Ibu, salat menutup mata bertentangan dengan yang dilakukan Rasulullah SAW. Hal ini karena Rasulullah SAW diriwayatkan tidak pernah shalat dengan memejamkan mata.

Baca Juga  Gara-gara Nikel, Tesla Investasi Rp 74,15 Triliun di Indonesia

Perbedaan pendapat terkait memejamkan mata saat sholat

Para ulama memiliki pendapat yang berbeda mengenai masalah ini. Imam Ahmad mengatakan, memejamkan mata saat salat hukumnya makruh karena hal ini merupakan kebiasaan orang Yahudi.

Sementara sebagian ulama lainnya mengatakan tidak makruh asalkan memiliki tujuan yang baik. Sebut saja misalnya, jika seseorang tidak memejamkan mata ketika salat maka akan terganggu dengan objek visual di sekitarnya. Atau khawatir sholatnya tidak khusyuk jika tetap membuka mata.

Dikutip dari buku Fikih Sunnah Jilid 1 oleh Sayyid Sabiq hadist yang menyatakan hukum makruh memejamkan mata ketika salat bukan merupakan hadist sahih.

Ibnu Qayyim berkata, “Yang benar, jika membuka mata tidak mengganggu kekhusyukan salat maka hal itu lebih utama. Sebaliknya, jika membuka mata dapat mengganggu kekhusyukan, disebabkan adanya ukiran, lukisan dan lain sebagainya pada arah kiblat, maka memejamkan mata bukan saja dibolehkan, tapi justru jika ditinjau dari maksud syariat hal ini lebih tepat bila dinyatakan sesuai anjuran dibanding bila dinyatakan makruh.”

Baca Juga  Wow! Tinja Manusia Sekarang Digunakan untuk Obat Penyakit Ini

Jadi intinya, Rasulullah SAW tidak pernah mencontohkan salat dengan mata tertutup namun hal ini boleh dilakukan pada kondisi tertentu. Wallahu a’lam. (*)

 

Editor : Pebri Mulya


Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest Articles

Perumda Tirta Kahuripan