News  

Anak Terlilit Utang, Ibu Viral Setelah Rela Jual Ginjal

Ilustrasi hitung utang negara
Ilustrasi

Indonesiadaily.net – Anaknya yang terlilit utang membuat seorang ibu di Kabupaten Subang viral setelah mengaku ingin menjual ginjalnya.

Dia tak tega setelah melihat anaknya dikejar utang karena pinjaman online dan juga judi online.

Alhasil dirinya tidak ingin melihat anaknya kesusahan dan memutuskan menawarkan ginjal yang dia miliki.

Dilansir Suara.com, akun media sosial @memomedsos, Rabu (23/11/2022), Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial ER tersebut membentangkan poster di depan kantor BPJS Kesehatan di kawasan Jalan Basuki Rahmat, Tuban.

Pada sebuah video singkat yang diunggah akun media sosial tersebut terlihat ER tengah duduk di trotoar dekat lampu merah sembari memegangi poster keterangan dirinya menjual ginjal dengan nomor ponsel yang bisa dihubungi.

Baca Juga  Tagih Utang, Debt Collector Dilarang Gunakan Kekerasan

Sejumlah petugas Satpol PP tampak menghampiri ER. Petugas tersebut tampak membantu ER melepaskan spanduk yang diikat ke tiang dan berbicara dengannya.

Petugas tersebut lalu membawa Ibu yang hendak menjual ginjal tersebut ke Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa merupakan unsur pelaksana Otonomi Daerah di bidang Sosial (PPPA dan PMD) Kabupaten Tuban.

Disebutkan juga bahwa ER menjual ginjal untuk melunasi utang anaknya yang terlibat judi online.

“Anak dari ibu tersebut memiliki utang di pinjaman online (pinjol) serta bank dengan total mencapai Rp200 juta,” tulis pengunggah di kolom caption.

Unggahan ini mengundang sejumlah komentar bernada emosi dan simpati dari warganet. Salah satunya disampaikan oleh @mbo***.

Baca Juga  Meski Miliki Kekayaan Minyak, Utang Arab Saudi Juga Berlimpah

“Anak durhaka,bukanya berbakti pada orang tua,malah nyusahin Dan menyengsarakan hidup ortunya,” tulisnya di kolom komentar.

“Maaf nieh… Kenapa ga anak nya aja yg jual ginjal buat bayar utang dia sendiri,” ujar @sha***.

“Bu, jual ginjal bukan solusi. Setelah ibu jual ginjal, nanti kalau sakit biaya berobatnya lebih tinggi. Ibu sudah melahirkan dan membesarkan anak ibu. Biarlah dia menyelesaikan masalahnya sendiri, jangan dimanja,” kata @joe***.(*)

 

Editor: Nur Komalasari

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *